S O M J AWA
Talinum paniculatum (Jacq)Gaertn.
Tumbuhan ini terdapat di seluruh Indonesia dan biasa di tanam sebagai tanaman hias atau tanaman obat.
Biasa tumbuh pada ketinggian 5-1.250 m dpl.
Tanaman ini akarnya berdaging tebal dan biasa digunakan sebagai pengganti ginseng.
Tumbuhan ini berbatang tegak dan tingginya 30-60 cm, batang bercabang di bagian bawah dan pangkal mengeras.
Daun bertangkai, letak berhadapan, bentuk bundar telur sungsang, tepi rata,
ujung dan pangkal runcing, panjang 3-10 cm, lebar 1,5-5 cm.
Bunga berupa bunga majemuk dalam malai di ujung tangkai,
bentuk anak panah yang menggarpu, mekar sore hari, warnanya merah ungu. Buahnya bulat,
berwarna merah coklat dengan diameter 3 mm, biji kecil, hitam, bualt gepeng.
KLASIFIKASI:
Som jawa disebut Talinum paniculatum (Jaq) G
aertn, atau Talinum patens (L) Willd.
Termasuk ke dalam famili tumbuhan Portulacaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah Gelang porslen.
SIFAT KIMIAWI: Kandungan kimiawi yang sudah diketahui a.l: saponon, flavonoid, dan tanin,
EFEK FARMAKOLOGIS: Dalam farm
akologi Cina disebutkan bahwa tanaman ini bersifat pahit, manis, sejuk dan penenang (sedative).
BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN:
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan seluruh tanaman; segar atau dikeringkan.
UJI KLINIK/ PRA KLINIK
1. Uji pra klinik efek infus som jawa terhadap jumlah dan motilitas spermatozoa pada mencit dibuktikan
oleh Sa’roni, Yun AN, Adjirni (1999). Pemberian oral infus som jawa sekali setiap hari selama 50 hari,
hasilnya menunjukkan bahwa infus akar som jawa
dapat meningkatkan motilitas spermatozoa, tetapi tidak meningkatkan jumlah spermatozoa.(P.3)
2. Uji pra klinik efek antiradang infus daun dan akar som jawa.
Pemberian infus 50%, 100%,200% pada 6 tikus menunjukkan hais adanya pengurangan
pembengkakan yang berarti. Ini disebabkan kandungan
flavonoid yang ada dalam som jawa. Senyawa tanin mempunyai efek mendinginkan dan berguna
mengurangi panas pada peradangan,R. Sumastuti.(1999).(P.3)
3. Uji pra klinik efek stimulan susunan syaraf pusat pada 6 ekor mencit.
Hasil penelitian menunjukkan adanya efek stimulan susunan saraf pada dosis 70 mg/20 g bb.
Secara fisiologi aktivitas motorik mengandung komponen emosi, karena untuk dapat
bergerak dibutuhkan inisiatif sebagai stimulan. Obat stimulan cenderung
mempengaruhi emosi dan meningkatkan aktivitas motorik. Lucie,dkk(P.3)
PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun
dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1.Aphrodisiak. Akar diseduh, tambahkan brem, minum.
2.ASI sedikit. Daun segar ditums, dimakan sebagai sayuran.
3.Bisul. Daun segar setelah dicuci bersih tambahkan gula merah secukupnya lalu digiling halus. Tempelkan di tempat yang sakit.
4.Untuk penyakit: Batuk dengan dahak dandarah, radang paru-paru, keringat dingin, diare,
banyak kencing, haid tidak teratur, keputihan.Rebus 30-60 gram akar, minum airnya.
PERHATIAN:
Keracunan terjadi karena pemakaian terlalu
banyak yang biasanya memiliki gejala mual, muntah dan sesak napas.
Pengobatan keracunan dengan minum kopi keras dan tempatkan pasien di tempat terbuka dan berangin.
Terima kasih kawand sudah membaca...!!
som jawa
dan sempatkan untuk membaca yang lainnya ya kawand..!!!!
masih 0 Tanggapan untuk som jawa
Posting Komentar
__::jangan lupa baca bismilah truz tinggalkan jejak yach::__
......boleh berkomentar bebas, tapi dilarang menyinggung orang lsen.......
<<<<<>>>>>>