S E C A N G
Caesalpinia sappan L.
KLASIFIKASI:
Secang disebut Caesalpinia sappan L. termasuk ke dalam famili tumbuhan Leguminosae.
Tanaman ini dikenal dengan nama daerah sepang, soga jawa, supang, naga, sefen, sunyiha atau roro.
Nama asingnya sappan wood.
SIFAT KIMIAWI:
Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, antara lain :
Kayu: asam galat, tanin, resin, resorsin, brazilin, sappanin, brazilein, d-alpha-phellandrene, oscimene, minyak atsiri.
Daun : 0,16% - 0,20% minyak atsiri yang berbau enak dan hampir tidak berwarna.
EFEK FARMAKOLOGIS:
Dalam farmakologi Cina disebut bahwa tanaman ini bersifat; sepat, tidak berbau.
Menghentikan perdarahan, pembersih darah, pengelat, penawar racun,antibakteri, dan antiseptik.
BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN:
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan kayu. Kulitnya dibuang, dipotong-potong, dikeringkan.
UJI KLINIK/ PRA KLINIK:
1. Uji pra klinik efek anti bakteri, dari ekstrak secang (10%) terhadap bakteri
(bacillus brasis, staphylococcus aureus, Escherichia coli, jamur candida, aspergilus).
Hasilnya ekstrak menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab kelainan kulit.
Penyakit lain yang disebabkan oleh kuman, seperti berak darah,
batuk darah. Bagus juga untuk mengobati peradangan karena sifatnya anti infalmasi.
Dian S, Lucie W, M. Mien W.(1998).(P.3)
2. Uji pra klinis Efek antidiare secang dibuktikan dengan pemberian
ekstrak kayu secang dosis 15 mg/100 g bb dan 50 mg/100 g bb mempunyai efek
antidiare yang tidak berbeda dengan difenoksilat 0,25 mg/ mg bb pada tikus putih.
Adjirni, Budi N, Sa’roni (1998).(P.3)
3. Uji pra klinis efek analgetik secang dibuktikan dengan pemberian dosis225 mg/10 g bb
mempunyai potensi yang tidak bebeda dengan asetosal dalam menekan rasa sakit akibat pemberian asam asetat
(P =5%). Makin besar dosis , makin tinggi presentasi proteksi analgetik.Pudjiastuti, dkk,(1998).(P.3)
PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat
pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit
sebagai berikut :
1.Pembersih darah, tetanus, sifilis.
Kerokan kayu ditambah ketumbar dan adun trawas, rebus.
2. Diare / mencret, disentri.
Kayu 5 g dipotong kecil-kecil, direbus dengan 2 gelas air bersih selama 15 menit. Saring, minum
separuh pagi dan separuh sore.
3. Batuk darah pada TBC.
Kayu 1,5 jari dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus 4 gelas sampai tersisa 2 1/4 gelas,
saring, minum 3 x 3/4 gelas.
4. Radang selaput lendir mata.
Kayu secang 2 jari dicuci, potong-potong, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1,5 gelas.
Dinginkan, saring, rambang mata yang sakit.
5. Berak darah, muntah darah.
Kayu secang 1 jari dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 3 gelas air sampai
tersisa 1,5 gelas. Dingin disaring , dibagi 2 lalu diminum dengan madu seperlunya, sehari 2 kali.
6. Malaria,
Kayu 3 - 9 gram direbus, minum.
7. Luka dalam, pengobatan setelah bersalin.
Kayu 3 - 9 gram direbus, minum.
8. Luka berdarah, memar berdarah, tumor.
Kayu direbus, airnya untuk mencuci luka.
Terima kasih kawand sudah membaca...!!
secang
dan sempatkan untuk membaca yang lainnya ya kawand..!!!!
masih 0 Tanggapan untuk secang
Posting Komentar
__::jangan lupa baca bismilah truz tinggalkan jejak yach::__
......boleh berkomentar bebas, tapi dilarang menyinggung orang lsen.......
<<<<<>>>>>>