P A T I K A N K E B O
Euphorbia hirta L.
KLASIFIKASI:
Patikan kebo disebut Euphorbia hirta L.
atau E. capitata Wall. termasuk ke dalam famili tumbuhan Euphorbiaceae.
Tanaman ini dikenal dengan nama daerah daun biji kacang, gelang susu,
nangkaan, patikan jawa, kak-sekakan dan sosononga..
Patikan kebo disebut Euphorbia hirta L.
atau E. capitata Wall. termasuk ke dalam famili tumbuhan Euphorbiaceae.
Tanaman ini dikenal dengan nama daerah daun biji kacang, gelang susu,
nangkaan, patikan jawa, kak-sekakan dan sosononga..
SIFAT KIMIAWI:
Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, antara lain :
- Myricyl alkohol, taraxerol, friedlin, betha amyrin, beta sitosterol,
beta eufol, euforbol, triterpenoid eufol, tirukalol, eufosterol, hentriacontane, flavonoid, tanin, elagic acid (bunga)..
Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, antara lain :
- Myricyl alkohol, taraxerol, friedlin, betha amyrin, beta sitosterol,
beta eufol, euforbol, triterpenoid eufol, tirukalol, eufosterol, hentriacontane, flavonoid, tanin, elagic acid (bunga)..
EFEK FARMAKOLOGIS:
Dalam farmakologi Cina disebutkan bahwa tanaman ini memiliki rasa agak pahit dan asam,
sejuk, sedikit toxic (beracun). Anti inflamasi, peluruh air seni dan menghilangkan gatal (antipruritic).
Dalam farmakologi Cina disebutkan bahwa tanaman ini memiliki rasa agak pahit dan asam,
sejuk, sedikit toxic (beracun). Anti inflamasi, peluruh air seni dan menghilangkan gatal (antipruritic).
BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN:
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan seluruh tanaman, segar atau dikeringkan.
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan seluruh tanaman, segar atau dikeringkan.
PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA:
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun
dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1.Disentri .
Patikan kebo 15 - 24 gram ditambah gula pasir (bila berdarah)
atau gula enau (bila berlendir), tambah air secukupnya, ditim, minum.
Patikan kebo 15 - 24 gram ditambah gula pasir (bila berdarah)
atau gula enau (bila berlendir), tambah air secukupnya, ditim, minum.
2. Melancarkan kencing.
Tanaman segar 30 - 60 gram, tambah air secukupnya, rebus, minum 2 x sehari
Tanaman segar 30 - 60 gram, tambah air secukupnya, rebus, minum 2 x sehari
3. Abses paru, bronchitis kronis.
Satu genggam tanaman, dilumatkan, tambah air, kemudian diperas jadi 1/2 mangkuk, minum.
Satu genggam tanaman, dilumatkan, tambah air, kemudian diperas jadi 1/2 mangkuk, minum.
4. Abses payudara.
Patikan kebo segar 60 gram ditambah 120 gram tahu putih, di tim, makan.
Patikan kebo segar 60 gram ditambah 120 gram tahu putih, di tim, makan.
5. Thypus abdominalis.
Herba segar 30 - 150 gram direbus dengan air secukupnya, 3 kali sehari.
Herba segar 30 - 150 gram direbus dengan air secukupnya, 3 kali sehari.
6. Tinea pedis, eksim
. Herba segar 90 gr ditambah 1/2 liter alkohol 70 %, direndam 3-5 hari, untuk cuci.
. Herba segar 90 gr ditambah 1/2 liter alkohol 70 %, direndam 3-5 hari, untuk cuci.
7. Radang ginjal ( Pyelitis, nephritis ).
Tanaman kering 6-9 gram atau segar 30 - 60 gram, rebus, minum.
Tanaman kering 6-9 gram atau segar 30 - 60 gram, rebus, minum.
8. Radang tenggorok.
(TB88). Daun secukupnya, disedu dengan air panas, pakai untuk kumur-kumur.
(TB88). Daun secukupnya, disedu dengan air panas, pakai untuk kumur-kumur.
9. Asma.
1 genggam daun patikan kebo kering, direbus dengan 2 - 3 gelas air mendidih,
disaring dan diminum 2 kali sehari 1/2 gelas, pagi dan sore.
1 genggam daun patikan kebo kering, direbus dengan 2 - 3 gelas air mendidih,
disaring dan diminum 2 kali sehari 1/2 gelas, pagi dan sore.
10.Radang kelenjar susu atau payudara bengkak.
Satu genggam daun patikan kebo dan 2 sendok kedelai direbus dengan 3 - 5 gelas air mendidih,
diminum 2 kali sehari 1 cangkir.
Satu genggam daun patikan kebo dan 2 sendok kedelai direbus dengan 3 - 5 gelas air mendidih,
diminum 2 kali sehari 1 cangkir.
Catatan : Efek samping ; jika terdapat gejala keracunan
yaitu mencret, maka pengobatannya yaitu 9 gram kayu manis (Glycyrrizha
uralensis) + 12 gram Lonicera macrantha DC
ditambah 1/2 mangkuk air putih, direbus menjadi 1 mangkuk, minum
yaitu mencret, maka pengobatannya yaitu 9 gram kayu manis (Glycyrrizha
uralensis) + 12 gram Lonicera macrantha DC
ditambah 1/2 mangkuk air putih, direbus menjadi 1 mangkuk, minum
Terima kasih kawand sudah membaca...!!
patikan kebo
dan sempatkan untuk membaca yang lainnya ya kawand..!!!!
masih 0 Tanggapan untuk patikan kebo
Posting Komentar
__::jangan lupa baca bismilah truz tinggalkan jejak yach::__
......boleh berkomentar bebas, tapi dilarang menyinggung orang lsen.......
<<<<<>>>>>>