M I N D I K E C I L
Melia Azedarach L.
KLASIFIKASI:
Mindi kecil disebut Melia Azaderach L atau Melia japonica G Don.
termasuk ke dalam famili tumbuhan Meliaceae.
Tanaman ini dikenal dengan nama daerah renceh, gringging, mindi, cakra-cikri.
Mindi kecil disebut Melia Azaderach L atau Melia japonica G Don.
termasuk ke dalam famili tumbuhan Meliaceae.
Tanaman ini dikenal dengan nama daerah renceh, gringging, mindi, cakra-cikri.
SIFAT KIMIAWI:
Tumbuhan ini sangat kaya dengan kandungan kimia
, yang sudah diketahui antara lain :
Kulit batang dan kulit akar: toosendanin C30H38O11 dan
omponen yang larut C30H40O12 Limonoid, margoside, meliacin, kaemferol,
resin, tanin, n-tricontane, betha-sitosterol, dan triterpen kulinone. Biji : resin yang sangat beracun.
Tumbuhan ini sangat kaya dengan kandungan kimia
, yang sudah diketahui antara lain :
Kulit batang dan kulit akar: toosendanin C30H38O11 dan
omponen yang larut C30H40O12 Limonoid, margoside, meliacin, kaemferol,
resin, tanin, n-tricontane, betha-sitosterol, dan triterpen kulinone. Biji : resin yang sangat beracun.
EFEK FARMAKOLOGIS:
Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat
; Rasa pahit, dingin, sedikit beracun.
Obat cacing (anthelmintic), membersihkan panas dan lembab, laxative,
peluruh air kemih (diuretik), anti tumor, immunomodulator.
; Rasa pahit, dingin, sedikit beracun.
Obat cacing (anthelmintic), membersihkan panas dan lembab, laxative,
peluruh air kemih (diuretik), anti tumor, immunomodulator.
BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN:
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan daun, biji, kulit kayu dan kayu.
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan daun, biji, kulit kayu dan kayu.
PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara
turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1. Cacingan.
ulit batang atau kulit akar segar 90 – 120 gr digodok, minum.
turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1. Cacingan.
ulit batang atau kulit akar segar 90 – 120 gr digodok, minum.
2. Scabies (dengan gejala gatal pada kulit)
Bubuk dari kulit batang/ akar dicampur dengan cuka ,
diaduk rata, diborehkan pada bagian yang gatal.
Bubuk dari kulit batang/ akar dicampur dengan cuka ,
diaduk rata, diborehkan pada bagian yang gatal.
3. Kudis. Kulit batang atau kulit akar digodok, airnya untuk
cuci bagian yang sakit.
Atau daun ditumbuk halus, bubuhkan pada bagian yang sakit,
dibalut atau kulit batang secukupnya dibakar sampai hangus,
lalu digiling halus dan ditambah air kapur sirih secukupnya, dipakai untuk menggosok bagian kulit yang keras.
cuci bagian yang sakit.
Atau daun ditumbuk halus, bubuhkan pada bagian yang sakit,
dibalut atau kulit batang secukupnya dibakar sampai hangus,
lalu digiling halus dan ditambah air kapur sirih secukupnya, dipakai untuk menggosok bagian kulit yang keras.
4. Darah Tinggi.
Daun 5 – 10 gr (kering) digodok, 6 gelas air jadi 3 gelas, minum 3x1 gelas/ hari.
Daun 5 – 10 gr (kering) digodok, 6 gelas air jadi 3 gelas, minum 3x1 gelas/ hari.
Kontraindikasi : - Penderita penyakit ginjal dan hati, dapat menyebabkan perlemakkan hati dan ginjal
- Penderita penyakit jantung yang berat, penderita luka pada lambung (gastrik ulcer)
- Penderita kurang darah (anemia) dan kondisi badan lemah.
Catatan:
Pada penggunaan dosis sesuai anjuran
jarang menimbulkan efek samping, pada beberapa orang menimbulkan gejala pening,
muntah, nyeri perut, diare, muka kemerahan dan mengantuk,
penglihatan kabur dan gatal-gatal. Gejala itu akan hilang dengan sendirinya.
Kelebihan dosis akan mengakibatkan rasa kebas (neuritis perifer), denyut jantung tidak teratur (arhytmia) tekanan darah menurun (hypotension) dan sesak napas (dyspnea).
Pada penggunaan dosis sesuai anjuran
jarang menimbulkan efek samping, pada beberapa orang menimbulkan gejala pening,
muntah, nyeri perut, diare, muka kemerahan dan mengantuk,
penglihatan kabur dan gatal-gatal. Gejala itu akan hilang dengan sendirinya.
Kelebihan dosis akan mengakibatkan rasa kebas (neuritis perifer), denyut jantung tidak teratur (arhytmia) tekanan darah menurun (hypotension) dan sesak napas (dyspnea).
5.Tumor dan Kanker Kulit batang akar di rebus.
Terima kasih kawand sudah membaca...!!
mindi kecil
dan sempatkan untuk membaca yang lainnya ya kawand..!!!!
masih 0 Tanggapan untuk mindi kecil
Posting Komentar
__::jangan lupa baca bismilah truz tinggalkan jejak yach::__
......boleh berkomentar bebas, tapi dilarang menyinggung orang lsen.......
<<<<<>>>>>>