PENDAHULUAN
Untuk memahami sistim penyembuhan perlu diperhatikan konteks budaya. Budaya yang terartikulasi dalam falsafah dan cara pandang, dimana kedua hal ini akan menentukan bagaimana sistim penyembuhan tersebut dipakai. Cara pandang orang Barat didasarkan pada pandangan reduksiisme - mencoba memahami suatu sistim dengan memecah menjadi bagian-bagian kecil. Hal ini membuat ilmu pengetahuan dan praktik pengobatan Barat mempunyai pola reduksionis pula dan mengutamakan aspek analitikal. Sebaliknya, adalah pola pandang holiisme yaitu pandangan bahwa manusia sebagai sesuatu yang 'utuh' dan merupakan kesatuan antara tubuh, pikiran dan roh (body, mind & spirit) - kurang dihargai.
Pengobatan Islam mempunyai cara pandang holistik dimana alam semesta dan segala sesuatunya saling berinteraksi dengan prinsip sama-sama menguntungkan (mutualistis). Tidak ada yang boleh disingkirkan atau ditinggalkan, tidak ada yang dianalisis atau diinterpretasikan tanpa rujukan secara keseluruhan. Manusia adalah bagian integral dari energi alam semesta (mikrokosmos dalam makrokosmos).
Perlakuan-perlakuan yang digunakan pengobatan Islam juga melibatkan energi yang dicari untuk mengembalikan harmoni dan menyeimbangkan setiap individu ke dalam lingkungan yang sesuai dengan mereka masing-masing. Para praktisi menggunakan akupunktur, pengobatan herbal, latihan Chi-Kung, dan sebagainya untuk menyeimbangkan kembali keharmonian tubuh. Prinsip pengobatan Islam tidaklah menunggu sampai penyakit datang. Memahami prinsip-prinsip ini dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari adalah bagian dari pengobatan herbalis. Dalam menangani penyakit yang diderita pasien tidak dilihat dari apa yang dirasakan pasien saja, tetapi juga dilihat dari aspek yang lain. Oleh karena itu dalam mendagnosis penyakit kita menggunakan berbagai metode untuk mendapatkan hasil analisa yang paling tepat.
Ada 5 (lima) metode yang dapat digunakan untuk diagnosis penyakit yaitu :
a. Q n A (Question and Answer).
b. Five Guides.
c. Analisa Telapak Tangan.
d. Pandangan Mata & Suara
e. Penentuan YIN dan YANG
2. Q n A UNTUK MENCARI PETUNJUK
Metode ini umumnya dipakai baik oleh dokter maupun herbalis ketika mereka memulai menangani pasien. Dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan, seorang Herbalis dapat mengetahui data kesehatan pasien meskipun belum merupakan informasi siap saji tetapi dapat digunakan sebagai dasar acuan pengambilan keputusan. Beberapa hal penting yang dapat dijadikan sebagai dasar diagnosis biasanya diajukan lewat pertanyaan-pertanyan yang menyangkut topik:
a. Makanan
Pertanyaan ini ditujukan untuk mengetahui apa yang dia konsumsi (sarapan, makan siang & makan malam serta makanan tambahan/camilan dan minumannya). Proses pencernaan bisa membutuhkan 1/3 energi tubuh oleh karena itu pola makan yang berlebihan memerlukan lebih besar energi dan dapat mengganggu keseimbangan tubuh. Ini merupakan pertanyaan mendasar untuk mengetahui kondisi perut karena hal ini merupakan bagian yang sangat penting dan hendaknya bagian ini dicatat.
b. Tempat Tinggal
Tempat tinggal berhubungan dengan kondisi sanitasi lingkungan, air, udara yang menentukan kondisi kesehatan seseorang atau masyarakat secara umum. Penyakit yang diderita oleh suatu masyarakat di suatu tempat cenderung sama.
c. Pekerjaannya
Pekerjaan berhubungan dengan aktivitas keseharian yang akan menentukan pola hidup dan pola makannya. Hal ini berpengaruh kepada tingkat produksi hormon dan stress yang mempengaruhi kondisi seseorang tersebut. Pekerja keras dan bekerja di bawah tekanan seperti teler bank biasanya menghadapi masalah pencernaan. Pekerja keras seperti kuli biasanya menghadapi masalah fisik ginjal, kencing manis, sembelit dan sebagainya.
d. Keturunan
Keturunan perlu ditanyakan untuk mengetahui hereditas, turunan genetika atas kelemahan/kekuatan tubuh. Orang yang mempunyai kondisi "strong constituion" tetapi tidak memperhatikan kesehatannya bisa melahirkan keturunan yang mempunyai kondisi "weak constituion", begitu juga sebaliknya.
Dengan QnA dapat diketahui hal-hal yang sebelumnya masih hanya prakiraan, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penentuan penyakit. Beberapa hal yang harus diperhatikan pada pasien :
a. Kepribadian Pasien
Kepribadian menentukan kondisi emosi dan mental pasien. Kondisi emosi dan mental menentukan peluang atau kecepatan proses penyembuhan. Misalnya orang yg pribadinya tenang dan berpikir positiv lebih mudah untuk sembuh.
b. Reaksi Tubuh Terhadap Penyakit
Kita perlu mengetahui penyakit - penyakit yang pernah diderita pasien dan bagaimana serta berapa lama proses sembuhnya. dengan begitu kita tahu bagaimana tubuh pasien bereaksi terhadap penyakit yang muncul. Pertanyaan ini penting untuk mengetahui bagaimana kita akan merawat pasien selanjutnya. Kekuatan tubuh diberi skala : 0 - 10, 0 - 5 untuk tubuh sehat (strong) dan 6 - 10 untuk tubuh sakit dan 10 untuk orang yang kritis atau sudah meninggal. Proses penyembuhan orang sakit mengulangi skala tubuh ke arah skala 0 (nol).
c. Potensi Semua Fungsi Tubuh
Potensi tubuh berhubungan dengan reaksi tubuh terhadap proses penyembuhan. Beberapa potensi fungsi tubuh yang harus diperhatikan adalah :
1. Kesiapan tubuh menerima nutrisi.
hal ini berhubungan dengan kemampuan tubuh, dalam hal ini sistem pencernaan untuk menyerap nutrisi - nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki dirinya.
2. Peredaran darah.
Hal ini berhubungan dengan kemampuan sistem peredaran darah mengirimkan nutrisi yang dibutuhkan tiap - tiap bagian tubuh yang membutuhkan dan membawa balik bahan- bahan buangan serta stabilitas imunitas badan dalam darah.
3. Penyingkiran bahan beracun.
Hal ini berhubungan dengan organ dan kelenjar ekskresi (pengeluaran) dapat berfungsi dengan baik. Contohnya : ginjal dan kelenjar keringat
4. Sistem saraf.
Hal ini berhubungan dengan menastikan kemampuan syaraf menerima dan merespon rangsangan dengan baik. Syaraf merupakan alat telekomunikasi dan koordinasi antar bagian tubuh. Sistem syaraf yang baik akan mempercepat penyembuhan.
5. Keseimbangan hormon.
Hal ini berhubungan dengan sistem keseimbangan dan koordinasi dalam badan. sistem hormon memiliki fungsi untuk mengontrol kerja organ - organ tertentu dalam badan. Ketidakseimbangan hormonal dalam badan membuat organ - organ tertentu tidak dapat bekerja dengan baik. dan sebaliknya, kesehatan mudah diraih bila hormonal dalam badan seimbang.
d. Medan Elektromagnetik
Hal ini berhubungan dengan kestabilan mental dan emosi. Setiap orang memiliki medan elektromagmetik yang terpancar ke sekitar tubuhnya. Apabila seseorang mengalami kecemasan yang berterusan / stress maka medan elektromagmetiknya tidak seimbang. Untuk itu kita harus memastikan medan elektromagmetik kembali seimbang.
Gerakan sholat merupakan salah satu aktivitas yang mampu menyeimbangkan gelombang elektromagnet dalam tubuh ke arah normal seperti gelombang bumi yaitu 7-8 Hz. Pekerjaan mengajar yang dilakukan Guru juga mampu menyeimbangkan gelombang elektromagnet sehingga mereka lebih sehat dibandingkan pekerjaan lainnya. Salah satu tanda medan elektromagnet rusak adalah susah tidur.
3. DIAGNOSIS FIVE GUIDES
Setelah kita mengetahui informasi awal kondisi pasien, sekarang kita fokuskan pada bagaimana mengetahui kondisi 5 (lima) organ utama yang mempengaruhi kesehatan seseorang yaitu : hati, jantung, limpa, ginjal dan paru-paru.
kelemahan pada salah satu bahkan beberapa organ tersebut akan menyebabkan timbulnya penyakit. Sehingga memperhatikan ke 5 organ tersebut merupakan diagnosis mencari sumber penyakit.
a. Kelemahan Hati, diantara tanda-tandanya :
- Mata : berpasir berwarna merah dan kuning
- Kuku : pecah-pecah, mudah patah, berkelok
- Fikiran : cepat mendapatkan 'tidak mood', tegang, emosi, mudah tersinggung
- Sendi : mudah sakit sendi
- Energi : energi mudah habis / low energy
b. Kelemahan di Jantung, tanda-tandanya :
- Lidah : berwarna merah merona, mengembang shg mudah tergigit , cita rasa berkurang
- Telapak tangan : sering berpeluh
- Kulit : rusak / kering / keriput / bersisik
- Tubuh : berpeluh saat kapan pun.
c. Kelemahan di limpa (penghasil sel darah merah), tanda-tandanya :
- hilang selera makan
- sering demam panas
- kena penyakit leukimia
d. Kelemahan di ginjal, tanda-tandanya :
- Telinga berdengung
- Urin berwarna (gelap) dan keruh
- Gigi dan tulang rapuh dan mudah rusak
- Rambut kering, rapuh, tipis
e. Kelemahan di paru-paru, tanda-tandanya :
- Kurang penciuman
- Banyak mukus / lendir
Herba-herba khusus untuk terapi organ di atas adalah :
- Hati dengan teh herba / teh asiatica
- Jantung dengan omega 3 / Herba Tuju Angin / Mengkudu
- Limpa dengan radix / paramaria / malac
- Paru-paru dengan coscinium plus, morinda
- Ginjal dengan malac / ardisia
4. DIAGNOSIS TELAPAK TANGAN
Tangan merupakan bagian saraf paling ujung dari tubuh manusia. Apa saja yang berlaku pada tubuh manusia akan terlihat tandanya pada tangan. Lebih jauh mengenai masalah ini bisa dilihat kembali Modul III Analisa Telapak Tangan.
5. DIAGNOSIS MATA DAN SUARA
Mata dan suara juga dapat dipakai untuk menganalisa pasien karena menunjukkan kekuatan hidup / hayat (kekuatan fitrah). Kondisi pasien dibagi dalam 3 (tiga) tahap yaitu :
1. Tahap kuat, ditandai dengan :
- Di mata terlihat pancaran kekuatan, bukan hampa, teliti dan ada rasa keingintahuan.
- Suara dikeluarkan dari dalam rongga mulut dan terdengar keras, bertenaga, bersemangat dan ada unsur pengharapan.
2. Tahap sederhana, ditandai dengan :
- Pandangan matanya tidak tajam, sekali-kali mau memandang ke depan dan sekali - kali menunduk.
- Suara terdengar dari pangkal rongga mulut, mempunyai kesan minta simpati, minta semangat dan pelan.
3. Tahap lemah, ditandai dengan :
- Pandangan mata tidak tepat dan hampa / menerawang. Selalu menunduk ke bawah tidak mau bertatapan langsung.
- Suara terdengar lesu, berasal dari dalam tenggorokan dan tidak mempunyai harapan.
6. DIAGNOSIS YIN DAN YANG
Manusia adalah alam semesta berbentuk mini, sebuah mikrokosmos dalam hubungannya dengan makrokosmos. Sebagai bagian kosmos, manusia tunduk pada hukum-hukum kosmos yang sama. Keseluruhan susunan alam semesta terbentuk dari keseimbangan yang sempurna antara kekuatan YANG dan YIN.
Konsep YIN dan YANG sangatlah mendasar dalam pengobatan. Hal ini penting untuk menjelaskan interaksi dinamis yang menjadi pokok semua aspek dalam alam semesta. Karakteristik YIN dapat diartikan sisi gelap, potensi yang dihadirkan dalam kualitas-kualitas seperti: di dalam, dingin, diam, pasif, kegelapan. Karakteristik YANG dapat diartikan sisi terang, realitas yang dihadirkan dalam kualitas-kualitas seperti: di luar, panas, ekspresi, aktif, terang. Suatu materi tidak dapat dipisahkan menjadi YANG dan YIN karena keduanya terkandung satu sama lain pada suatu meteri. Contoh: uap adalah kualitas YANG dari air sedangkan es adalah kualitas YIN dari air.
Keseimbangan YIN dan YANG
Keterhubungan antara YANG dan YIN mengacu pada interaksi diantara keduanya. Perubahan adalah akar segala sesuatu dan ini dimanifestasikan bilamana YANG berubah menjadi YIN dan sebaliknya, YIN berubah menjadi YANG. Keseimbangan akan tercapai lewat proses transformasi timbal-balik, meskipun dalam proses ini terkadang terjadi goncangan. Pengobatan herba memandang tubuh sebagai aspek YANG dan YIN. Keseimbangan dinamis antara aspek YANG dan YIN tubuh ditandai dengan badan sehat, dan sebagai implikasinya sakit adalah indikasi adanya ketidakseimbangan antara YIN dan YANG. Jika YIN mendominasi maka timbul perasaan lemah, lelah; jika YANG mendominasi timbul perasaan mudah tersinggung dan terbangkit emosinya, karena tubuh panas, pori-pori menutup, sulit bernafas dan terengah-engah. Tanda-tanda YIN (sejuk) adalah denyut nadi lambat, sebaliknya YANG ditandai dengan denyut nadi yang cepat.
7. RAGAM TERAPI HOLISTIC
Untuk mengobati pasien berbagai jenis Terapi yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :
a. HERBA PILIHAN
Menggunakan herba - herba tertentu yang memiliki activ agent mampu menyembuhkan penyakit - penyakit tertentu. Untuk itu HPA telah menyediakan dalam bentuk siap pakai, dengan kemasan yang simpel dan mudah dipakai. Karenanya wajib bagi setiap mahasiswa mempelajarinya.
b. FOOD COMBINING
Hal yang perlu diperhatikan adalah mengatur pola makan. Pola makan dibagi 3 (tiga) fase yaitu :
1. fase Pembuangan racun dari dalam badan terjadi sekitar jam 4 pagi atau waktu shubuh sampai waktu dhuhur. Pada fase ini dianjurkan untuk melakukan aktivitas yang dapat membantu proses pembuangan seperti olah pernafasan dan hindari makan makanan berat yang dapat mengganggu energi yang dibutuhkan untuk proses pembuangan. Makanan yang dianjurkan adalah yang berserat tinggi dan mudah dicerna. Dianjurkan minum jus buah seperti jus apel, wortel dan lain sebagainya.
2. fase Pembentukan energi, sekitar ba'da dhuhur sampai isya'. Pada waktu ini kita boleh makan seperti biasa.
3. fase reparasi tubuh terjadi sekitar ba'da isya sampai jam 4 pagi. Pada fase ini dilakukan release, regeneration, relaks dan refunction tubuh. Makanan yang dianjurkan adalah yang berserat dan mudah dicerna. Dianjurkan makan buah dan minum jus buah.
c. JUICING
Buah - buahan memiliki manfaat yang sangat banyak. Di dalamnya mengandung unsur - unsur yang dibutuhkan tubuh. Buah - buahan juga mengandung enzim - enzim yang sama dengan tubuh sehingga menggunakan buah - buahan dalam bentuk jus dalam dosis besar berfungsi untuk mendapatkan unsur - unsur yang dibutuhkan tubuh.
d. RIADAH PERNAFASAN
Berfungis untuk mendapatkan extra oxigen dan melancarkan peredaran darah serta jaringan getah bening.
e. AROMATERAPI.
Terapi ini adalah merangsang saraf penciuman dengan bau - bauan. Ini seperti kita jadi merasa lapar ketika mencium bau makanan yang lezat atau menjadi mau muntah ketika mencium bau yang sangat busuk. Dengan demikian tubuh pun dapat dirangsang memperbaiki dirinya dengan rangsangan tersebut.
f. SAUNA
hal ini behubungan dengan pengeluaran racun dari dalam tubuh / pembersihan / cleansing tubuh melalui pori - pori kulit dengan cara tubuh diuapkan dalam ruangan tertutup.
g. HYPNOSIS
terapi ini berhubungan dengan merangsang perbaikan tubuh melalui syaraf pendengaran. Hal ini sama dengan seseorang yang terangsang lapar karena sebuah cerita tentang makanan yang lezat.
h. AL HIJAMAH / BERBEKAM
Terapi ini berhubungan dengan pengeluaran racun yang mengendap dalam aliran darah dan di bawah kulit, dikeluarkan melalui sayatan pada kulit.
i. URUTAN/PIJAT
Terapi ini berhubungan dengan rangsangan terhadap syaraf perasa dan syaraf gerak yang terletak di seluruh tubuh.
j. HYPERTERMIA
Terapi ini menggunakan temperature yang sangat tinggi.
Terima kasih kawand sudah membaca...!!
fisiodiagnosis
dan sempatkan untuk membaca yang lainnya ya kawand..!!!!
masih 0 Tanggapan untuk fisiodiagnosis
Posting Komentar
__::jangan lupa baca bismilah truz tinggalkan jejak yach::__
......boleh berkomentar bebas, tapi dilarang menyinggung orang lsen.......
<<<<<>>>>>>