PENYAKIT KENCING MANIS DAN PERAWATAN HERBA
Diabetes Milletus berasal dari kata Yunani. Diabetes artinya ”mengalir terus” dan milletus berarti ”manis”. Keadaan ini berlaku bila paras glukosa dalam darah melebihi paras normal (hipergliecemia) (80 hingga 140 mg/DL) di bawah 10 mmol/L
Glukosa yang berlebihan akan bertindak seperti racun dengan melekat pada molekul-molekul protein tisu dalam jumlah banyak daripada yang seharusnya. Sebagai contoh kita dapati bahwa glukosa dalam darah yaitu 80 sampai 140 mg/DL melekat pada 6% hemoglobin (protein pada sel darah merah). Apabila glukosa berlebihan hingga 200 mg/DL lebih banyak glukosa yang melekat pada hemoglobin misalnya 10%
Pelekatan pada hemoglobin merubah fungsi sel. Sel darah merah tidak dapat melepaskan oksigen untuk memenuhi kegunaan tisu-tisu lain misalnya retena. Kekurangan oksigen menyebabkan terbentuknya pembuluh baru darah dan mudah pecah dan berdarah dan akhirnya menjadi buta.
Insulin bertindak sebagai pembuka mangga (reseptor) pada sel otot membolehkan glukosa masuk bagi menghasilkan tenaga yang kita perlukan untuk bernafas dan berjalan.
TANDA-TANDA
- Kerap merasa haus
- Kerap buang air kecil (poliuria)
- Banyak makan tetapi berat badan menurun
- Gatal-gatal terutama di bagian yang sulit terutama pada pasien wanita
- Luka sukar sembuh
- Letih dan lesu
- Kabur pengelihatan (katarak)
- Rabun dan buta
- Neuropati – saraf rasa kurang sensitif
- Menyebabkan penyakit lemah jantung
- Rusak buah pinggang
- Stroke
- Darah tinggi
- Gangren – tisu tidak dapat dimakan dan oksigen
- Impotensi pada penderita laki-laki.
JENIS-JENIS KENCING MANIS
Terdapat dua kencing manis:
- Kencing Manis (KM) yang bergantung pada Insulin (Insulin Dependent Diabetes Millitus = IDDM)
Menghasilkan insulin yang tidak mencukupi atau tidak menghasilkan langsung.
Pengidap kencing manis jenis ini perlu menyuntik insulin pada simpanan insulin pada kulitnya sebelum ia makan. Dengan cara ini kadar insulin yang dibebaskan bersesuaian dengan kadar penyerapan glukosa lalu menentukan paras glukosa selepas dua jam mencapai kira-kira 180 mmg/DL
- KM yang tidak bergantung pada Insulin (Non Insulin Dependent Diabetes Millitus = NDDM)
DUA ISTILAH PENTING
- Hiperglisemia : gula terlaqlu tinngi, penderita akan pingsan dan mati
- Hipoglisemia : paras gula terlalu rendah. Penderita tidak sadar diri dan koma.
MEMAHAMI KENCING MANIS
1. Berat badan menurut
Glukosa dalam darah tidak dapat masuk ke dalam sel jaringan. Glukosa merupakan sumber tenaga yang utama. Glukosa hanya dapat diubah menjadi tenaga bila berada dalam sel jaringan seperti otot. Untuk masuk ke dalam otot, memerlukan insulin. Tubuh akan membakar lemak untuk mendapatkan tenaga. Apabila berkurangnya lemak akan menyebabkan tenaga menjadi lemah, tubuh terasa berat, badan terasa dingin sampai menggigil dan memerlukan selimut.
2. Haus
Kadar glukosa yang tinggi dalam darah melebihi had ginjal (renal threshoid) maka glukosa akan dikeluarkan oleh air kencing. Berlakulah dehidrasi dan kulit menjadi kering. Kesan dehidrasi juga menyebabkan rangsangan ke saraf pusat sehingga pesakit merasa haus dan ingin minum terus.
3. Makan banyak
Terjadi karena rangsangan ke saraf pusat karena glukosa dalam sel (intra selluler) berkurangan. Pesakit akan merasa lapar dan ingin makan. Pesakit akan terus makan menyebabkan glukosa dalam darah semakin tinggi tetapi masih tidak dapat digunakan karena kekuarangan insulin. Maka tubuh menggunkan lemak (lipolisis) menyebabkan kadar lemak dalam darah meningkat (hiperlipidemia). Lipolisis yang berlebihan menyebabkan keteacidosis (metabolik asidosis) pernafasan menjadi capat dan dalam.
4. Tanda-tanda lain
Tanda-tanda lain: kejang pada kaki dan betis akibata kekurangan elektrolit, rasa gatal di badan pada dubur, dan kemaluan, bisol-bisol, infeksi pada zakar, mata menjadi kabur, dan lain sebagaianya. Akan berlaku juga gangguan pada pembuluh darah besar yang menyebabkan kerusakan pada jantung, otak dan kaki. Sementara gangguan pada pembuluh darah kecil akan menyebabkan kerusakan ginjal, mata dan saraf.
GOLONGAN BERISIKO TINGGI MENDERITA PENYAKIT KENCING MANIS
1. Orang yang berusia di atas 45 tahun
2. Kegemukan
3. Dalam keluarga ada yang menderita KM
4. Menderita KM sewaktu hamil
5. Ibu yang melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4 kg
6. Tekanan darah tingi lebih dari 140/90 mm Hg
7. Dislipidemia HDL, kurang dari 35 mg/dl atau trigliserida melebihi 250 mg/dl.
TUJUAN PERAWATAN
Tahap 1
Menghilangkan tanda-tanda penyakit KM
Tahap 2
Mencegah berlakunya komplikasi yang lebih buruk seperti menyerang pembuluh darah, jantung, ginjal, mata, saraf, kaki, kulit, dan lain-lain.
Tahap 3
Menormalkan kadar glukosa, lemak, insulin, dan lain-lain.
MELAKUKAN PEMERIKSAAN
1. Penentuan indeks jisim tubuh (IJT)
Berat badan (kg)
IJT = tinggi x tinggi (m)
IJT wanita normal : 18.5 – 22.9
IJT pria normal : 20 – 24.9
2. Berat badan relatif (BBR)
BBR = BB (kg) x 100%
Tinggi (cm)
Normal : 90 – 110 % Obes sedang : 130 – 140 %
Gemuk : lebih dari 110% Obes teruk : lebih dari 200%
Obes ringan : 120 – 130 %
Obes berat : 140 – 200 %
Kurus : di bawah 90%
Obes awal : lebih dari 120%
PENELITIAN DI KAKI
Jika tidak dirawat kaki pesakit KM akan mengalamigangguan peredaran darah dan kerusakan saraf yang menyebabkan berkurangan rasa sakit. Bila jadi luka sukar sembuh boleh merasakan denyut kaki nadi kaki. Bila keadaan bertambah parah denyut nadi di kaki tidak terasa lagi.
KAIDAH PERAWATAN HERBA
1. KM saja.
· Orang dewasa melebihi umur 45 tahun
- Kelebihan berat badan dan gemuk
- Pengeluaran insulin sedikit
- Tidak bergantung pada suntikan
· Pesakit yang bergantung pada suntikan insulin
· Cadangan Herba
TEH HERBA – aktifitas hipoglisemia
PLANTISOL – aktivi hipoglisemia
SPIRULINA – untuk mendapatkan tenaga dan mempercepat masa transit di dalam usus
· Dosis mengikuti berat badan dan tempo lama penyakit diderita
2. KM dan Darah Tinggi
· Sama seperti di atas Cuma perlu tambahan
PELAWAS – menghadapi masalah sembelit
MALAC – aktivi hipoglicemia dan diuretik.
· Note : obat periuk digunakan apabila penyakit tidak menunjukan sebarang tindak balas dengan herba kapsul. Setiap kali menggunakan obat periuk pastikan pesakit bisa kencing. Jika tidak ia akan menyebabkan keletihan dan kaki mulai membengkak.
3. KM, DT, dan masalah Ginjal
· Sama seperti no. 2 Cuma perlu tambahan
ALAC (p) – untuk perawatan ginjal
· Note : minum ir 2 (dua) liter untuk mengelakkan pengontangan dalam bagian badan.
4. KM, DT, Ginjal dan Masalah Jantung
· Sama seperti no. 3 Cuma perlu tambahan :
LOHARD (P) – untuk jantung
OMEGA 3 – untuk jantung
5. Stroke
Jika stroke ada hubungan dengan KM maka dalam sinergi mesti ditambah PLANTISOL
6. Gangren
Keadaan luka bisa menyebabkan berlaku jangkitan yang serius dan menyerang di bagian orang yang menyebabkan terjadinya koma. Badan pesakit akan berada dalam keadaan demam dan tidak selesa. Keluarkan nanah setiap waktu dan amalkan THE HERBA dalam dosis tinggi. Kebiasaan 1 (gelas) 3 uncang TEH HERBA.
7. Madu
Bagi perawatan KM, madu digunakan untuk 3 sebab :
1. untuk mengelakkan terjadinya hipoglicemia
2. untuk menghilangkan fatiq
3. diletakkan di tempat gangren
8. Kesan penggunaan obat kimia
Setelah mengamalkan obat kimia terlalu lama, penyakit KM akan menyebabkan impotensi dan keletihan. Keadaan tubuh menjadi semakin lemah dan akan berlaku penyakit lain seperti Darah Tinggi, ginjal dan jantung.
9. Kenapa Spirulina disinergikan?
Spirulina akan membekalkan tenaga dengan hanya sedikit insulin untuk mengatasi masalah fatq (keletihan) berbeda dengan makanan-makanan yang laian.
10. Jenis-jenis herba untuk kencing manis
1. Patawali (Tinispora crispa)
2. Lidah buaya (Aloe vera)
3. Mohogani (Swietenia mahagoni)
4. Peria (Momordica charantia)
5. Salam (Syzygium polynthum)
6. Hempedu bumi (Andrograpis paniculata)
7. Buah kertiang (Eugenia cumini)
8. Mengkudu (Morinda citrifolia)
9. Pagar anak (Phyllanthus niruri)
10. Asam (Tamarandus indiscus)
11. Misai kucing (Orthosiphon grandiflora)
11. Jenis-jenis produk HPA untuk kencing manis
1. PLANTISOL 7. VITEX
2. UBAT KENCING MANIS 8. RADIX
3. MALAC 9. TEH HERBA
4. ALAC (P) 10. TEH ASIATICA
5. MENGKUDU 11. MADU ASLI
6. SPIRULINA 12. TEH TROPIKA
PENUTUP
Renungilah kata-kata berikut ini :
”Kebenaran itu dirasai dengan hati, bukan dengan mata”
(Tn. H. Ismail bin H. Ahmad)
Terima kasih kawand sudah membaca...!!
diabetes melitus atau gula darah
dan sempatkan untuk membaca yang lainnya ya kawand..!!!!
masih 0 Tanggapan untuk diabetes melitus atau gula darah
Posting Komentar
__::jangan lupa baca bismilah truz tinggalkan jejak yach::__
......boleh berkomentar bebas, tapi dilarang menyinggung orang lsen.......
<<<<<>>>>>>