di industri Internet Indonesia.
Layanan ini bisa sangat
memudahkan, karena pengguna
lebih praktis untuk berbelanja.
Namun di sisi lain, ada ancaman yang menghantui penggiat
layanan ini. Simak 4 tips singkatnya yang
diramudetikINET dari eHow, Selasa (24/5/2011): 1. Verifikasi Ketika ingin melakukan transaksi
di situs belanja, satu hal yang
harus dipastikan terlebih dahulu
adalah legitimasi dan reputasi dari
situs tersebut. Jangan lantas
terpukau dengan iming-iming harga murah dari sebuah situs
atau blog antah berantah. Inilah yang biasa jadi pancingan
penjahat cyber. Di situsnya,
mereka memamerkan beragam
barang dengan harga sangat
miring. Pengguna pun tertarik dan
lantas mentransfer pembayarannya. Namun naas,
barang yang diimpikan tak
kunjung datang dan uang pun
sudah melayang. Untuk mengetahui kredibilitas
sebuah situs, ada baiknya
melakukan investigasi kecil-kecilan
di search engine. Lihat, apakah
ada referensi tentang situs tersebut.
Ini bisa jadi salah satu pertimbangan. 2. Keamanan Website Ketika situs tersebut sudah
dipastikan 'asli', langkah
selanjutnya adalah memastikan
sistem keamanan transaksi Anda.
Beberapa cara sederhana untuk
memastikan hal ini adalah dengan mengecek URL situs tersebut. Untuk
situs yang lebih aman, URL yang
digunakan biasanya
menggunakan awalan 'https'.
Sementara situs biasa
menggunakan awalan 'http'. Nah, situs tanpa awalan huruf
's' (dari kata 'https') inilah yang
patut diwaspadai jika Anda ingin
melakukan transaksi online di situs
tersebut. Sebab sistem keamanan
mereka kurang terjamin. Kemudian, bisa juga mengeceknya
dari keberadaan gambar 'gembok'
di area URL atau di bagian bawah
kanan halaman transaksi. Intinya
Jika tidak ada gembok, situs
tersebut relatif lebih aman. Terakhir adalah keberadaan
semacam sertifikasi keamanan
dari pihak ketiga. Salah satunya
seperti 'Cybertrust secured websites'. Tiga standar keamanan ini
sejatinya sudah dijalankan oleh
bank-bank dalam mengoperasikan
situs e-banking mereka. 3. Security Software Browser internet yang sekarang
hadir juga telah semakin
memperbaiki sistem peringatannya.
Jadi ketika si pengguna secara tak
sadar telah mengunjungi situs
berbahaya yang ingin melakukan aksi phishing (pencurian
informasi), maka browser tersebut
secara otomatis bakal
mengeluarkan tanda
peringatannya. Akan lebih bagus jika pada
komputer yang digunakan diinstall
pula aplikasi keamanan tambahan
yang menyediakan firewall dan
filter untuk menghadang aksi-aksi
yang ingin menyerang komputer Anda. 4. Data Personal Jangan asal mengumbar data-
data pribadi nan sensitif di
internet. Termasuk di antaranya
adalah nomor telepon, alamat
rumah, nomor kartu kredit, sosial
security number, dan data privasi lainnya. Hal sederhana yang kadang
terlupa adalah membiarkan
username, password, dan data
pribadi kita tersimpan pada
komputer, dengan alasan biar
efisien. Hal ini akan sangat berbahaya jika kita melakukannya
di komputer yang digunakan
bersama-sama. Jadi waspadalah!
Terima kasih kawand sudah membaca...!!
4 Kiat Belanja Online
dan sempatkan untuk membaca yang lainnya ya kawand..!!!!
masih 0 Tanggapan untuk 4 Kiat Belanja Online
Posting Komentar
__::jangan lupa baca bismilah truz tinggalkan jejak yach::__
......boleh berkomentar bebas, tapi dilarang menyinggung orang lsen.......
<<<<<>>>>>>